Ilmu Pengetahuan
Alam merupakan ilmu yang mempelajari berbagai fenomena sistematis yang terjadi
di alam.
Penyelidikan tentang alam telah
menghasilkan kumpulan pengetahuan yang demikian kompleks. Untuk memudahkan,
pengetahuan tersebut digolongkan sebagai berikut :
- Fisika, mempelajari tentang aspek mendasar alam, misalnya materi, energi, gaya, gerak, panas, cahaya, dan berbagai gejala alam fisik lainnya.
- Kimia, meliputi penyelidikan tentang penyusun dan perubahan zat.
- Biologi, mempelajari tentang sistem kehidupan mulai dari ukuran renik sampai dengan lingkungan yang sangat luas.
- Ilmu Bumi dan Antariksa, mempelajari asal mula bumi, perkembangan dan keadaan saat ini, bintang-bintang, planet-planet, dan berbagai benda langit lainnya.
PENYELIDIKAN IPA
A.
Proses
Penyelidikan
ilmiah IPA melibatkan sejumlah proses yang harus dikuasai, antara lain seperti
berikut :
1.
Pengamatan
Melibatkan
pancaindra, termasuk melakukan pengukuran dengan alat ukur yang sesuai. Pengamatan
dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi
2. Membuat Inferensi
Merumuskan
penjelasan berdasarkan pengamatan. Penjelasan ini digunakan untuk menemukan
pola-pola atau hubungan-hubungan antaraspek yang diamati, serta membuat prediksi Project.
3. Mengomunikasikan
Mengomunikasikan
hasil penyelidikan baik lisan maupun tulisan. Hal yang dikomunikasikan termasuk
data yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, bagan, dan gambar
Kemampuan penyelidikan ilmiah IPA merupakan keterampilan
sepanjang hayat yang dapat digunakan dalam mempelajari berbagai macam ilmu,
termasuk dalam kehidupan sehari-hari
Adapun kegunaan belajar IPA dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
a) Memahami berbagai hal di sekitar
kita
b) Berfikir logis dan sistematis
c) Meningkatkan kuaitas hidup
d) Menyelesaikan masalah
C. Objek
Objek yang dipelajari dalam IPA meliputi seluruh benda di
alam dengan segala interaksinya untuk dipelajari pola-pola keteraturannya.
Para
peneliti atau saintis melakukan kajian-kajian terhadap berbagai fenomena
melalui penelitian, yaitu metode penyelidikan ilmiah. Penyelidikan ilmiah
adalah tahapan kajian melalui pengamatan.
Pengamatan
yaitu kegiatan menggunakan satu indra atau lebih seperti melihat, mendengar,
mencium, mengecap dan meraba secara saksama untuk mendapatkan keterangan atau
makna dari suatu yang diamati.
Pengamatan (observasi) dapat
dilakukan secara kualitatif maupun kuantitatif.
a.
Pengamatan
secara Kualitatif
Yaitu pengamatan yang dilakukan dengan
alat-alat indra.
Beberapa
contoh pengamatan menggunakan indra yaitu :
1)
Indra
pembau : untuk pengamatan berupa bau. Misal : mencium beberapa jenis bumbu
dapur.
2)
Indra
pendengaran : untuk pengamatan beruapa suara. Misal : mengenali hewan dari
suaranya.
3)
Indra
peraba : untuk pengamatan berupa sentuhan. Misal : membedakan permukaan daun.
4)
Indra
pengecap : untuk pengamatan berupa rasa. Misal : mencicipi beberapa jenis buah
dengan mata tertutup.
b.
Pengamatan secara Kuantitatif
Yaitu pengamatan yang dilakukan dengan menggunakan alat ukur.
Pengambilan
data kuantitatif harus menggunakan alat ukur dan satuan pengukuran yang
bersifat universal artinya berlaku dan dapat diterima di seluruh dunia. Misal :
untuk mengukur panjang menggunakan satuan meter bukan dengan hasta.
Contoh
: pengamatan secara kuantitatif :
a.
Mengamati pertumbuhan kecambah, berapa millimeter kecepatan tumbuh kecambah
setiap harinya.
b.
Mengamati berapa jumlah denyut jantung orang laki-laki sehat yang sedang duduk
atau sedang berolahraga setiap menitnya.
Contoh
pengamatan dan pengukuran , selengkapnya ada pada,video berikut ini
Pengamatan yang dibantu dengan alat pengukuran mempunyai tujuan supaya hasil
pengamatan yang dilakukan lebih teliti dan akurat. Alat bantu tersebut antara
lain :
a.
Mistar (penggaris) : untuk mengukur panjang
b.
Timbangan (neraca) : untuk mengukur berat
c.
Termometer : untuk mengukur suhu
d.
Higrometer : untuk membantu
mengamati kelembapan udara
e.
Gelas ukur : mengukur volume
zat cair
f.
Mikroskop : untuk mengamati
objek yang sangat kecil
g. Jangka
sorong : untuk mengukur panjang suatu benda dengan
ketelitian hingga 0,1mm.
h. Mikrometer sekrup :
untuk mengukur benda dengan satuan ukur yang memiliki ketelitian 0.01 mm
Berikut adalah
gambar macam-macam alat ukur :
Untuk mengetahui lebih lengkapnya mengenai macam-macam alat ukur dan cara penggunaannya, klik disini
atau download materi ini disini
Untuk evaluasi hasil belajar, silahkan kerjakan latihan soal berikut
dengan masuk menggunakan username : mayaafia
dan password : 2708
kemudian klik started quizzes,pilih take lalu start quiz, selamat mengerjakan .
Sumber
Wahono, dkk. 2013. Sains-Studi dan Pengajaran. Jakarta : kemendikbud.
http://media.lp3.unnes.ac.id/2016/02/01/media-interaktif-objek-ipa-dan-pengamatannya/








